Wednesday, May 30, 2012

Laporan Study Tour Bali

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat serta karunia-Nya kepada penulis sehingga karya tulis yang berjudul Laporan Perjalanan Study Kenal Alam Lingkungan Bali ini dapat diselesaikan sesuai rencana.
Karya tulis sederhana ini disusun dalam rangka memenuhi syarat pengambilan kartu Ulangan Akhir Semester Genap kelas XI IPA. Dalam penyelesaian karya tulis ini, penulis memperoleh bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Ibu Dra.Sri Yulistiani selaku Kepala SMA Negeri 6 yang telah mendukung dan merestui karya tulis sederhana ini,
2. Ibu Endang Yun Suprapmi, S.Pd selaku guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 6 ,dan wali kelas XI-IPA4 yang telah memberikan dorongan dan bantuan dalam penulisan karya tulis ini,
3. Orang tua kami yang telah memberikan dukungan dan bantuan material dalam pembuatan karya tulis ini, serta
4. Teman-teman XI-IPA 4 dan pihak lain yang turut mendukung kami dan memberi motivasi kepada kami.
Tiada gading yang tak retak, begitu pula dengan karya tulis ilmiah ini. Penulis menyadari bahwa karya tulis ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, segala kritik serta saran yang membangun dari para pembaca akan penulis terima dengan senang hati sehingga bisa menjadi sebuah pelajaran bagi penulis agar kelak penulis dapat membuat dengan lebih baik lagi.
Semoga Laporan Perjalanan Study Kenal Alam Lingkungan Bali memberikan manfaat bagi masyarakat pada umumnya dan pembaca pada khususnya serta dapat membantu meningkatkan harkat dan martabat bangsa kita dalam membangun bangsa Indonesia tercinta ini.
Mei 2012

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG
Seiring dengan perkembangan dunia pariwisata di negara kita terutama peninggalan–peninggalan sejarah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke menjadi salah satu alasan diadakan karya wisata. Karya wisata merupakan suatu kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh sekolah kami. Karya wisata tahun ini mengambil objek – objek karya wisata di Pulau Bali karena di sana banyak terdapat tempat – tempat wisata yang terkenal di Indonesia bahkan di dunia internasional.
Kaitannya dengan karya wisata, kami ditugasi untuk membuat laporan dalam bentuk Karya Tulis mengenai objek–objek wisata yang kami kunjungi di Pulau Bali. Dalam menyusun laporan tersebut, kami memerlukan data – data yang akurat. Dalam pencarian data–data yang akurat tersebut kami mencari dari berbagai sumber.

2. TUJUAN
Tujuan khusus:
Untuk memenuhi syarat pengambilan kartu Ulangan Akhir Semester II
Tujuan Umum:
1. Penulis ingin memperkenalkan profile objek-objek wisata yang ada di pulau Bali kepada pembaca.
2. Sebagai wawasan tambahan informasi serta menperbanyak pengetahuan.
3. Sebagai latihan untuk memperlancar sastra dan bahasa.
4. Sebagai perbandingan antara teori di kelas dan kenyataan di Lapangan.
5. Menanamkan rasa Cinta Tanah Air.
6. Mengenal kebudayaan Nusantara.
7. Untuk berlatih menyusun Karya Tulis secara Sistematis.

3. MANFAAT PENULISAN
1. Sebagai tambahan materi diluar sekolah.
2. Melatih siswa agar dapat mengolah laporan karya wisata.
3. Menambah pembendaharaan pustaka sekolah yang menunjang minat baca siswa agar pengetahuannya lebih luas.

BAB II
ISI

1. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Karya wisata ini dilaksanakan sebelum ujian akhir sekolah pada tanggal 02 Maret 2012 - 05 Maret 2012. Penulis berada di Pulau Dewata Bali selama 5 hari dan mengamati objek wisata selama 3 hari di pulau Dewata Bali.

1.Pemberangkatan
Pemberangkatan pada hari Jum’at, tanggal 02 Maret pukul 04.30 WIB. Sebelum pemberangkatan siswa-siswi berkumpul di SMAN 6 Kediri pukul 03.30 WIB. Ibu Dra. Sri Yulistiani selaku kepala SMAN 6 Kediri memberikan pengarahan kepada siswanya yang akan melakukan karya wisata ke Bali. SMAN 6 Kediri memberangkatkan 5 Bus dengan jumlah 272 siswa serta 16 guru pembimbing. Sebelum pemberangkatan kami berdoa dan dipimpin oleh Bpk .H.Ma’ruf. Pada pukul 04.30 WIB siswa mulai perjalanan dengan biro perjalanan Ega Tour.

B. Perjalanan Ke Pulau Bali
Pada saat – saat pertama dalam perjalanan kami, semua sangat ceria karena kami belum merasakan lelah. Masing – masing peserta sibuk dengan kegiatanya sendiri – sendiri ada yang saling bercanda, dan ada juga yang hanya menikmati pemandangan di luar. Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 WIB, kami sampai di Pom Bensin, untuk menyiapkan kunjungan ke Universitas Negeri Malang dan Universitas Brawijaya.Kunjungan berlangsung selama 2jam.Di sana kami makan siang setelah itu sholat dhuhur dan ashar yang dijamak. Kemudian kami melakukan perjalanan lagi.
Pukul 20.00 WIB kami makan malam di Pasuruan. Selesai makan malam kami melanjutkan perjalanan. Suasana di dalam bus kembali ramai karena teman – teman telah mendapatkan dan menikmati makan malam dan sholat mereka, mereka kembali bergurau dan beryanyi, bahkan nasehat Bapak dan Ibu guru pendamping untuk segera tidur tidak dihiraukan oleh mereka.
Bus terus melaju dalam kegelapan malam yang dingin, suasana bus tetap ramai. Selasa, tanggal 02 Maret pukul 23.00 WIB kami sampai pelabuhan ketapang Banyuwangi. Disana kami menunggu beberapa menit untuk menunggu penyeberangan ,sehingga kami dapat menyeberang ke pulau Bali sekitar pukul 23.35 WIB.

3.Perjalanan di Pulau Bali
Sekitar pukul 05.00 WITA kami sampai di Tanah Lot. Kami beristirahat sejenak dan sarapan serta bersiap-siap melanjutkan karya wisata. Setelah sarapan selesai,kami menuju Joger Luwus untuk berbelanja barang-barang khas pabrik kata-kata Mr.Joger. Puas berbelanja,kami menuju Danau Bedugul,tapi sebelumnya kami makan siang dulu. Selesai menikmati pemandangan danau bedugul, kami berencana melihat tari kecak di Batubulan, sambil menunggu dimulainya tari kecak,rombongan memutuskan untuk berhenti di sebuah toko oleh-oleh. Setelah penampilan tari kecak selesai, rombongan check-in ke hotel, bis 1 sampai bis 3 di hotel daerah gatot subroto, sedangkan bis 4 dan 5 di hotel puri indah nusa tiga tepatnya di jalan waribang.
Hari ke-2 kami jalan-jalan menuju kampung nusantara untuk belanja oleh-oleh,setelah belanja kami menuju GWK,disana kami bisa melihat pulau bali dan seisinya dari atas bukit. Dari GWK kami lanjut ke Tnjung Benoa sambil makan siang dan menikmati wahana permainan air. Setelah selesai bermain kami lanjut ke monumen Puja Mandalauntuk beribah, selesai beribadah kami menuju Pantai Kuta untuk menikmati suasana sore di pantai yang terkenal tersebut. Setelah dari pantai, kami makan malam di kampung kuta, dan akhirnya kembali ke hotel.
Tak lupa kami juga harus membereskan barang-barang bawaan kami karena keesokan harinya kami sudah harus check-out dan meninggalkan hotel.
Dan akhirnya kami tiba di hari yang merupakan hari terakhir kami di Bali, kami masih mengunjungi beberapa tempat wisata. Setelah melakukan persiapan dan sarapan, kami berangkat menuju Pantai Sanur. Dari pantai sanur kami melanjutkan perjalanan ke museum atau monumen Bajra Sandhi di daerah Renon,setelah itu kami menuju Karang Kurnia sekedar untuk berbelanja.
Kami tiba di pelabuhan Ketapang pada malam hari sekitar pukul 22.00 WITA. Kami harus menunggu feri yang akan menyeberangkan kami ke Pulau Jawa terlebih dahulu. Setelah menunggu sejenak, kapal feri pun tiba. Kami segera naik dan menikmati pemandangan malam laut. Sekitar pukul 22.00 WIB, kami tiba di Pulau Jawa dengan selamat. Sebelum kembali ke Kediri, kami singgah dulu ke rumah makan di Ketapang untuk makan malam. Setelah makan malam, kami kembali ke bus masing-masing dan melanjutkan perjalanan pulang ke Kediri.
Kami tiba di SMAN 6 KEDIRI pada hari Selasa,06 Maret 2012. Kami sudah ditunggu oleh jemputan masing-masing. Akhirnya kami menurunkan barang-barang bawaan kami dan pulang ke rumah masing-masing.

OBJEK WISATA
1.TANAH LOT
Tanah Lot adalah sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Di sini ada dua pura yang terletak di di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan, yaitu pura-pura yang merupakan sendi-sendi pulau Bali. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.
a. Legenda
Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Ia adalah Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot. Ia menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura disana. Ia juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben 'akhirnya' menjadi pengikut Danghyang Nirartha.
Ternyata tidak semua orang boleh masuk ke dalam pura tsb. para wisatawan hanya diperbolehkan melongok dari bawah pura. hanya orang2 tertentu yang hendak bersembahyang atau melakukan kegiatan keagamaan yang diperkenankan masuk ke dalam pura. Terkait dengan konsep triangga (penggambaran tubuh manusia dari kepala, badan hingga kaki), pura ini menjadi terkait dengan 2 tempat suci lainnya di Tabanan, yaitu Pura Luhur Batukaru (hulu) dan Pura Puser Tasik (madya) serta Pura Tanah Lot sebagai hilirnya. Pura hulu dan hilir ini pun digambarkan sebagai simbolisasi lingga dan yoni, Pura Luhur Batukaru sebagai lingga (purusa)dan Pura Tanah Lot sebagai yoni (segara). perpaduannya menjadi sumber kehidupan yang mensejahterakan manusia disekitarnya.
Di sebelah utara pura, tepatnya di dalam gua bawah tebing, terdapat ular yang dikeramatkan. ular pipih beracun berwarna hitam kuning ini dipercaya sebagai selendang Dang Hyang Nirartha yang terlepas saat sedang bertapa dan hingga kini menjadi penjaga pura. di tempat ini pula terdapat sumber air tawar bernama Tirta Pabersihan (biasa digunakan sebagai sarana memohon kesucian).

b. Fasilitas
Dari tempat parkir menuju ke area pura banyak dijumpai art shop dan warung makan atau sekedar kedai minuman. Juga tersedia toilet bersih yang harga sewanya cukup murah untuk kantong wisatawan domestik sekalipun.
c. Hari Raya
Odalan atau hari raya di Pura ini diperingati setiap 210 hari sekali, sama seperti pura-pura yang lain. Jatuhnya dekat dengan perayaan Galungan dan Kuningan yaitu tepatnya pada Hari Suci Buda Cemeng Langkir. Saat itu, orang yang sembahyang akan ramai bersembahyang di Pura Ini.
Pantai tanah lot ini tidak berupa pasir tetapi berupa batu-batu karang, sehingga harap berhati-hati karena agak licin dengan lumut dan rumput-rumput lautnya.
Obyek wisata ini sangat cocok dinikmati di kala matahari akan tenggelam atau saat sunset, karena view sunset yang memantul di laut di belakang tanah lot akan menimbulkam pemandangan yang indah sekali dengan tanah lotnya yang berupa siluet.
Dan disekitar lokasi TanahLot ini juga sudah banyak berdiri resort-resort mahal seperti Le meredien dengan lapangan golf nya.
Dan di sepanjang antara areal parkir dengan obyek wisatanya banyak ditemui penjual cindera mata khas Bali. Tiket masuknya sangat murah. Jadi jangan sampai mdilewatkan untuk mengunjungi Tanah Lot di kala sunset di Bali.

2.KRISNA BALI
KRISNA BALI berdiri untuk pertama kalinya pada tanggal 16 Mei 2007 dengan pendirinya bernama Bapak Gusti Ngurah Anom yang sekaligus owner dari COK KONFEKSI, salah satu pusat produksi baju kaos Bali. Dibawah manajemen Cok Konfeksi inilah bermula sehingga pada tahun 2007 berdirilah KRISNA BALI yang bertempat di Jalan Nusa Indah No 79 Denpasar-Bali.
Kini Krisna Bali telah hadir di 2 lokasi lain, yaitu di Jl. Nusa Kambangan dan yang satu lagi sangat mudah dijangkau di Jl. Sunset Road, Legian. Kalau lokasi di jl. Nusa Kambangan, cukup sulit akses ke sana karena sering macet, jalan masuk juga tidak terlalu besar apalagi pakai bus.
Krisna Bali memiliki koleksi yang lengkap mulai dari T-shirt yang lengkap dengan motif-motif khas Bali, souvenir, makanan dan lainnnya.
Lokasi di Jalan Sunset Road menjadikan Krisna Bali sangat mudah diakses. Fasilitas parkir super luas, karena seramai apapun, belum pernah liat penuh parkirnya. Bandingkan dengan Joger yang hampir tidak ada fasilitas parkirnya dan sering bikin area sekitar macet. Sekedar usul sih Joger sepertinya lebih bagus kalau mencari tempat nyaman kaya Krisna.
Fasilitas lain yang dimiliki Krisna Bali adalah ruang belanja yang nyaman, food court, refresh area dan lain-lain. Lengkap kan? Buat yang nunggu istri atau teman belanja, bisa menghabiskan waktu dengan makan dan minum atau duduk-duduk santai.

3.PANTAI KUTA
Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur.
Di Kuta terdapat banyak pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri. Selain keindahan pantainya, pantai Kuta juga menawarkan berbagai macam jenis hiburan lain misalnya bar dan restoran di sepanjang pantai menuju pantai Legian. Rosovivo, Ocean Beach Club, 88, Kamasutra, adalah beberapa club paling ramai di sepanjang pantai Kuta.
Pantai ini juga memiliki ombak yang cukup bagus untuk olahraga selancar (surfing), terutama bagi peselancar pemula. Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta.

PANTAI SANUR

A. SEJARAH PANTAI SANUR
Pantai Sanur terletak di Desa Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan Kotamadya Dati II Denpasar. Pantai ini terletak di sebelah Timur dan Selatan desa Sanur, yang merupakan tepi Samudra Indonesia sebelah Selatan Pulau Bali. Tempat itu terkenal sejak dahulu kala, terutama ketika terjadi perang Puputan Badung pada tanggal 20 September 1906 dimana Belanda mendaratkan tentaranya di sana. Dalam sejarah Bali Kuno pantai Sanur juga terkenal, dan masdih ada tugu batu tertulis yang merupakan Prasasti Raja Kasari Warmadewa yang berkeraton di Singhadwala tahun 917, dimana sekarang terdapat di Blanjong Bagian Selatan Pantai Sanur. Di kalangan Pariwisata, Pantai Sanur pertama kali diperkenalkan oleh pelukis Belgia bernama A.J.Le Mayeur bersama istrinya Ni Polok yang menetap di sana sejak tahun 1937 dan mengadakan pameran lukisan karyanya sendiri.
Pantai Sanur terkenal karena pemandangan dan atmosfir yang indah. Pasir putih yang menutupi pantai sepanjang Hotel Bali Beach hingga ke Selatan (Pantai Mertasari). Pantai ini menghadap ke arah timur sehingga akan selalu dapat menikmati keindahan matahari terbit, dan pada sore hari di daerah pantai akan mendapatkan suasana yang spesifik. Secara umum Sanur merupakan tempat berlibur yang menginginkan suasana tenang.
Disisi lain pantai Sanur dimanfaatkan oleh masyarakat Hindu setempat dan masyarakat kota Denpasar untuk menyelenggarakan kegiatan upacara keagamaan dan upacara adat - budaya setempat. Kondisi ini perlu dilindungi karena pantai Sanur merupakan kawasan suci. Pantai Padanggalah merupakan teluk yang berpasir hitam, dan seperti bagian lain dari pantai Sanur, kawasan ini digunakan untuk upacara keagamaan.

B. LETAK PANTAI SANUR
Pantai Sanur jaraknya 6 Km dari pusat kota Denpasar, dapat dicapai dengan mobil, sepeda motor atau kendaraan umum yang menghubungkan pantai Sanur dengan Kota Denoasar. Kendaraan umum sangat ramai mondar-mandir antara Sanur-Denpasar, sehingga tidak ada kesulitan masalah angkutan. Pantai Sanur sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan Mancanegara oleh wisatawan Mancanegara maupun Nusantara. Hari Minggu dan hari libur, tempat itu menjadi pilihan penduduk kota Denpasar untuk rekreasi sambil mandi di laut. Pada hari bulan Purnama malamnya banyak orang datang santai dan mandi ke sana, sambil melihat keindahan pantai di malam hari. Selain pantainya Museum Le Mayeur juga banyak menari minat wisatawan.

C. SUASANA PANTAI SANUR
Pantai Sanur merupakan salah satu pantai yang ada di Bali. Pantai ini merupakan tempat wisata yang sangat indah, sehingga tidak pernah sepi dari pengunjung baik dari wisatawan domestic maupun wisatawan mancanegara.
Di Pantai Sanur tersedia berbagai macam fasilitas antara lain Hotel bertaraf Internasional seperti Hotel Grand Bali Beach, Hotel Hyatt, Hotel Sanur Beach, Hotel Sindu Beach dan banyak lagi sepanjang Timur dan Tenggara pantai Sanur. Kios barang kesenian dan Art Shop juga banyak di sana. Akomodasi dan Restourant untuk wisatawan cukup banyak tersedia yang senantiasa siap melayani kepentingan para wisatawan.
Daya tarik Pantai Sanur sebelah Utaranya melingkar seperti setengah lingkaran dan bagian Selatannya berbelok dari Timur ke Barat, dimana gelombang air lautnya tak begitu besar dan bila airnya surut terlihatlah batu karang yang membentang berwarna-warni. Pada hari mendekati bulan mati air lautnya naik dan gelombangnya agak besar. Di sebelah Tenggara terlihatlah gugusan pulau Nusa Penida di seberang laut dan di sebelah Timur kelihatan panorama pantai Selatan Pulau Bali dengan gunungnya. Pemandangan pantai Sanur juga terlihat indah pada sore hari, karena keadaan air laut biasanya surut dan gelombangnya merupakan riak kecil. Gugusan pulau Serangan dan bukit batu karang yang menjorok ke laut di seberang laut terlihat dari Pantai Sanur sebelah Selatan. Panorama pantai Sanur sebelah Selatan lebih indah dilihat pada pagi hari. Tempat meninjau yang strategis adalah bagian Timur, di Semawang dan Mertasari. Keadaan udara di sana terasa segar dan bertiup angin laut yang nyaman. Suasana di sepanjang pantai Sanur terang dan teduh karena penuh dengan pohon besar. Pantai Sanur baik untuk menikmati matahari terbit (Sun Rise)dan berjemur di sepanjang pantai yang berpasir putih.

4.TARI KECAK DI BATUBULAN
Kecak berasal dari ritual sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar. Tari kecak merupakan pertunjukan seni khas Bali yang diciptakan tahun 1930-an, dimainkan oleh puluhan laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan kata "cak" dan mengangkat kedua lengannya.
Para penari yang duduk melingkar mengenakan kain kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka. Tarian ini menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Lagu tari Kecak diambil dari ritual tarian sanghyang yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.
Wisatawan yang berminat menyaksikan Tari Kecak dapat memilih satu di antara tiga lokasi pertunjukan, antara lain di Pura Luhur Uluwatu, di Desa Batubulan, serta di Jalan Hanoman.
Keistimewaan Tari Kecak yaitu tidak mengandalkan alat musik untuk mengiringi tarian, melainkan paduan suara para penarinya. Tari Kecak juga dikenal dengan sebutan Tarian Kecak dan Api. Pertunjukan terkahir ini semacam bonus yang dapat mengundang decak kagum para penonton.

5.TANJUNG BENOA
Tanjung Benoa adalah Tempat wisata di Bali banyak sekali. Tanjung Benoa, terletak di ujung selatan pulau Bali namun memiliki daya tarik yang berbeda.
Tempat wisata di Bali banyak sekali dan Tanjung benoa salah satunya. Nusa Dua dan Tanjung Benoa, terletak di ujung selatan pulau Bali namun memiliki daya tarik yang berbeda.
Sementara itu, Tanjung benoa dikenal sebagai pusat wisata air mulai dari parasailing, banana boat, Jet Ski, Rolling Donut, Flying Fish, Snorkeling, Scuba Diving, Glass Bottom Boat + Turtle island dan olahraga air lainnya dapat dinikmati di sini.

6.JOGER
Joger adalah pabrik kata-kata. Tidak salah memang banyak orang menyebutnya begitu. T-shirt yang diproduksi Joger memang berisi kata-kata yang lucu, “nyeleneh”, nakal dan membuat orang menjadi penasaran akan maknanya.
Kenapa bernama Joger? Menurut pemiliknya, Joseph Theodorus Wulianadi, yang cukup lama tinggal di Bali dan pernah berprofesi sebagai tour guide ini, nama Joger diambil dari gabungan namanya sendiri dan sahabatnya “Gerard”. Modal untuk memulai usaha ini didapat dari hadiah pernikahan Bapak Joseph di tahun 1981 dari Bapak Gerard.
Kini tiap musim liburan atau tidak, toko T-shirt yang satu ini selalu ramai dan bikin macet kawasan jalan Raya Kuta, belakang Supernova. Letaknya itu sangat strategis dekat dengan pusat keramaian Kuta, cuma kadang-kadang masalahnya parkir mobil yang susah, apalagi kalau musim liburan. Selain itu Joger mempunyai cabang atau yang disebut teman Joger di Baturiti.

7.BEDUGUL
Bedugul Bali, merupakan salah satu objek wisata pilihan di Bali juga. Objek wisata ini terletak di kabupaten Tabanan dan terkenal akan danau dan restorannya. Suhu udara di Bedugul jauh lebih dingin dibandingkan tempat wisata lainnya di Bali, dengan suhu kurang lebih 18 drajat celcius, tentu memberikan suasana tersendiri selama liburan di Bali. Tempat wisata Bali ini mirip dengan yang ditawarkan di Kintamani. Pernah ke Kintamani??? Tempat ini juga menawarkan suasana perbukitan dengan suhu sekitar 18 derajat celcius plus danau yang begitu indah.
Bedugul terkenal akan keindahan danau Tamblingan dan andapun bisa menikmati keindahannya dengan menyewa speedboat atau perahu untuk berkeliling danau. Objek wisata ini juga merupakan persinggahan untuk mengunjungi objek wisata lainnya seperti Tanah Lot, Sangeh, Taman Ayun dan tempat wisata lainnya.

Sejarah Bedugul
Bedugul berasal dari kata Bedogol. Bedugul ini adalah danau beratan yang paling dangkal, di daerah danau Bedugul ini banyak terdapat hasil pertanian. Hasil pertanian disini yang paling banyak dijumpai adalah buah buahan dan sayuran. Banyak jenis buah-buahan disini diantaranya adalah buah markisa, buah anggur, dan buah manila.
Bedugul itu sebenernya nama sebuah desa. Namun orang sering salah kaprah dengan kata Bedugul. Ada yang bilang Bedugul itu nama danau, nama pura sampe nama pasar. Anggapan itu muncul mungkin karena selain sebagai sebuah desa, Bedugul juga adalah sebuah kompleks. Dalam sebuah area yang kurang lebih berdiameter 5 km, ada beberapa macam tempat yang nyaman buat dikunjungi. Dimulai dari Desa Bedugul sendiri, Kebon Raya, lalu Danau Beratan (danau terbesar kedua di bali), Pura Ulun Danu, sampai Pasar Tradisional. Kebon Raya yang ada disini lumayan luas. Di sini terdapat beratus-ratus spesies tumbuhan, mulai dari yang indah-indah kaya bunga rose sampe yang’horo’ and berduri-duri juga ada.
Danau Beratan juga asik. Selain airnya seger, kita bisa sewa kendaraan air yang bisa dibawa sendiri ato sekalian dibooking ama sopirnya. Kendaraan airnya sendiri beragam. Ada perahu dayung, perahu mesin sampe motor boat,

Kondisi Fisik Bangunan Bedugul
Secara global bangunan yang terdapa pada danau Bedugul ini adalah bersifat kuno atau bersifat khas zaman dahuu. Danau tersebut tempatnya juga bersih dan tidak kotor.
Pembagian-pembagian ruang Bedugul
Bangunan-bangunan yang terdapat di Bedugul yaitu kios-kios tempat penjualan oleh-oleh diantaranya adalah kios buah-buahan, supermarket, tempat bangunan untuk menikmati danau Bedugul.
Pengunjung, Pembeli di Bedugul
Banyak pengunjung yang datang ke danau Bedugul. Turis-turispun banyak yang datang kesana. Disana juga banyak orang yang membeli baju, buah-buahan atau hiasan-hiasan dinding yang tersedia disana. Pengunjung banyak berkunjung kesana kira-kira pada saat hari libur dan Study Tour sekolah.
Sarana Prasarana
Isi dalam danau Bedugul ini salah satunya kapal-kapal laut yang disewakan kepada pengunjung, adapun supermarket dan kios-kios kecil sebagai tempat pengunjung membeli oleh-oleh bagi keluarga.
Pedagang
Didaerah danau Bedugul banyak penjual yang menjual berbagai buah-buahan hasil pertanian disana dan berbagai baju, ukir-ukiran khas Bali, penjual disanapun sangat ramah dan tlaten melayani pembeli. Barang-barang yang dijual disana amat mahal tetapi kalau kita bisa menawar mungkin harganya jauh lebih murah dari pada harga semula.
Kelebihan
Kelebihan obyek wisata di Danau Bedugul ini adalah kondisi fisik bangunannya yang bersih dan teratur.

8.PUJA MANDALA
Nusa Dua, kawasan di ujung selatan Pulau Bali ini seolah menjadi saksi kerukunan umat kelima agama yang diakui di Indonesia. Di daerah ini, +/- 12km dari Bandara Internasional Ngurah Rai, 2km dari kawasan wisata BTDC, 2km dari BRI KCP Nusa Dua tepatnya di Jl. Kurusetra, berdiri 5 buah tempat ibadah dalam satu area yang bernama Puja Mandala. Kompleks ibadah ini digagas pada awal tahun 1990-an, diantaranya oleh Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi (saat itu),Joop Ave, Menteri Agama (saat itu), Tarmidzi Taher, dan Gubernur Bali (saat itu),Ida Bagus Oka. Puja Mandala Nusa Dua mulai dibangun tahun 1994 atas bantuan PT. BTDC (Bali Tourism Development Centre) yang memberikan bantuan lahan seluas 2 hektar untuk membangun kelima tempat ibadah tersebut. Lahan itu dibagi sama besar dan luasnya. Pendirian bangunan diserahkan sepenuhnya pada umat masing-masing agama, dengan aturan pendirian bangunan tersebut harus sama tingginya. Puja Mandala Nusa Dua secara resmi disahkan pada tahun 1997 oleh Menteri Agama Bapak Tarmidzi Taher. Kini, Nusa Dua tak hanya indah karena pantainya, ada keindahan tak kasat mata disana. Sebuah replika Indonesia yang bhinneka. Bukalah hati dan anda akan melihatnya, Indonesia kita yang cantik, yang cantik karena berwarna.
Puja Mandala adalah sebuah kompleks tempat bangunan peribadatan indah di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali. Lokasi Puja Mandala berada di tepi kanan jalan arah menuju Hotel STP (Sekolah Tinggi Pariwisata). Kompleks Puja Mandala ini mengingatkan saya akan Bukit Kasih Minahasa.
Bedanya adalah tidak memerlukan usaha berat untuk mengunjungi Puja Mandala, namun karena itu pemandangan Bukit Kasih menjadi lebih indah ketimbang Puja Mandala. Bagaimana pun Puja Mandala memiliki bangunan rumah peribadatan dengan detail sangat mengesankan.
Puja Mandala dengan Masjid Agung Ibnu Batutah pada bagian paling kiri, beratap tumpang susun, khas bangunan Masjid Jawa.
Ibnu Batutah adalah pengembara Maroko dengan catatan perjalanan dunia terlengkap dari abad ke-14, melintasi jarak 120.000 km sepanjang dunia kaum Muslim, mencakup 44 negara modern.
Puja Mandala pada bangunan Gereja Katolik Bunda Maria Segala Bangsa, tepat di sebelah Masjid Agung Ibnu Batutah, dengan menara tunggal, dinding depan gevel mengikuti bentuk atap dan bagian belakang atap tumpang.
Puja Mandala pada bangunan Wihara Budhina Guna dengan ornamen cantik berwarna putih dan keemasan. Wihara ini tampak anggun dan mewah. Pengerjaan patung dan ornamennya terlihat sangat halus dan detail.
Puja Mandala dengan relief Buddha, sepasang patung ksatria serta sepasang patung naga indah.
Lingkaran sekeliling relief Buddha itu berjumlah delapan, tampaknya melambangkan ajaran Buddha bahwa agar terlepas dari penderitaan maka manusia harus melalui Jalan Utama Berunsur Delapan Sradha atau iman, yaitu Percaya yang benar (Samma ditthi), Maksud yang benar (Samma sankappa), Kata-kata yang benar (Samma vaca), Perbuatan yang benar (Samma kammanta), Hidup yang benar (Samma ajiva), Usaha yang benar (Samma vayama), Ingatan yang benar (Samma sati), serta Semedi yang benar (Samma samadhi)
Puja Mandala pada patung gajah putih dengan detail ornamen mewah dan sangat halus.
Puja Mandala pada bangunan Gereja Kristen Protestan Bukit Doa dengan sentuhan ornamen lokal cukup kental.
Puja Mandala pada tengara untuk bangunan Pura Jagat Natha Nusa Dua yang terletak di bagian paling kanan kompleks.
Jika Masjid Agung Ibnu Batuta, Gereja Katolik Bunda Maria Segala Bangsa, dan Gereja Kristen Protestan Bukit Doa mulai dibangun pada 1994 dan diresmikan 1997, maka Wihara Budhina Guna selesai dibangun pada 2003, dan Pura Jagat Natha Nusa Dua selesai dibangun paling akhir.
Puja Mandala pada bangunan Kori Agung Pura Jagat Natha Nusa Dua.
Puja Mandala pada beberapa Kala makara bagian atas pintu Kori Agung. Kala makara paling besar dibuat dengan sepasang tangan berkuku panjang, yang tidak lazi.
Puja Mandala ketika seorang pria tengah bersamadi dan berdoa di kaki bangunan utama Pura berbentuk candi terbuat dari batuan putih, dengan sepasang naga kiri kanan undakan, sepasang lagi di bagian atas, dan beberapa buah arca menghias bangunan candi.
Puja Mandala menjadi simbol pentingnya kedekatan antar umat beragama, setidaknya secara fisik, agar hidup berdampingan tanpa saling mengganggu. Meyakini kepercayaan sudah menjadi kewajaran, dan meyakini kepercayaannya paling benar juga wajar. Namun, tampaknya hanya jika hubungan manusia dengan Tuhannya baik, maka baik pula hubungannya dengan orang lain, apa pun kepercayaan orang lain itu.
9. Karang Kurnia

PUSAT OLEH-OLEH KARANG KURNIA BALI
KARANG KURNIA adalah pusat oleh-oleh di pulau bali yang didirikan oleh I Gede Wireyasa. berawal dari studi bandingnya di toko oleh-oleh Ia mencoba berbisnis sendiri. karang kurnia memiliki beberapa cabang, yaitu:
1. jalan cargo denpasar bali
2.jalan gatot subroto denpasar bali

di sini bisa ditemukan berbagai macam kerajinan dan oleh-oleh lainnya,seperti : lukisan,patung,pakaian anak dan dewasa,bed cover,pernak-pernik,batik,dll. Barang-barang tersebut tidak semuanya buatan bali melainkan banyak yang diambil dari pulau jawa seperti batik.
pasar karang kurnia lebih murah dibanding pasar lain di bali. dengan lahan parkir yang cukup luas dan suasana yang lumayan segar membuat pengunjung merasa nyaman.

10.Bajra Sandhi
Bajra Sandhi, sebuah monumen yang berdiri megah di pusat pemerintahan propinsi Bali menjadi bagian dari rangkaian ‘City Tour’ yang sedang digalakkan Pemkot Denpasar.
Bentuknya yang menyerupai ‘Bajra’ (Genta), menunjukkan filosofi Hindu sangat kental dalam setiap sisi dari bangunan tersebut. Selain menjadi objek wisata, Bajra Sandhi juga ditujukan untuk membangun tingkat spiritual masyarakat Bali.
Bangunan yang terbagi atas 3 bagian ini, memiliki makna yang dalam pada setiap bagiannya.Bangunan utama berbentuk Bajra. Pada lantai paling atas merupakan tempat yang paling tenang. Pada bagian yang dikelilingi jendela-jendela ini, kita bisa melihat pemandangan kota Denpasar. Tempat ini juga difungsikan untuk meditasi. Para pengunjung digiring untuk melepaskan kepenatan kesehariannya dan kembali kepada ketenangan alam. Untuk mencapai lantai ini, pengunjung harus menaiki 69 anak tangga melingkar yang cukup melelahkan.
Di bawah tangga melingkar, gemericik air yang dipenuhi ikan beraneka warna, membuat sejuk suasana. Pada bagian ini terdapat 33 diorama yang menceritakan tentang peradaban masyarakat Bali mulai dari jaman pra sejarah, jaman perjuangan merebut kemerdekaan hingga masa mengisi kemerdekaan. Melalui diorama ini, diharapkan para pengunjung tidak meninggalkan sejarah panjang dari para leluhur mereka. Dengan iringan musik tradisional Bali, pengunjung diajak kembali ke masa-masa peradaban masa lalu. Dalam keheningan tersebut, pengunjung dapat merasakan pengorbanan dari para leluhur yang mewariskan peradaban serta semangat juang yang tanpa pamrih.
Fasilitas lain juga ikut melengkapi bangunan ini seperti ruang pertemuan, ruang pameran, ruang baca, kios kerajinan serta ruang administrasi pengelola monumen.
Pada bagian luar dari bangunan utama, di bawah tangga masuk, kita juga menjumpai kolam yang luas dengan ikan-ikan hias yang beraneka ragam. Di empat penjuru, terdapat bale bengong untuk peristirahatan wisatawan setelah menikmati keindahan bagian dalam ruangan.
Di sisi paling luar terdapat lapangan yang sangat luas, dengan fasilitas untuk berolahraga bagi masyarakat. Sangat cocok untuk tempat berjalan santai sambil melepas lelah. Pada hari libur, lapangan penuh dengan kegiatan masyarakat yang berolah raga dan berekreasi.
Monumen cantik dan sarat makna ini bisa dikunjungi setiap hari, dari pukul 08.30 – 17.00 Wita kecuali hari raya besar keagamaan di Bali, dengan tiket masuk Rp 2.000 per orang untuk dewasa dan Rp 1.000 per orang untuk anak-anak.
Setelah mengunjungi Bajra Sandhi, pengunjung dapat meneruskan paket City Tour menuju gedung DPRD Bali, Werdhi Budaya (Art Centre), pasar tradisional Badung, museum etnografis Bali, pasar burung Satria serta puri Jero Kuta. 

11.Universitas Negeri Malang
UM berasal dari Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan, Prof. Mr. Muhammad Yamin pada tanggal 18 Oktober 1954 berdasarkan SK No. 38742/Kab tanggal 1 September 1954. Bersamaan itu pula ditugaskan Prof. Sutan Adam Bachtiar sebagai Rektor PTPG Malang yang pertama.
Pada awal berdirinya, PTPG Malang mempunyai 5 jurusan. Jurusan perintis ini meliputi jurusan:
1. Bahasa dan Sastra Indonesia
2. Bahasa dan Sastra Inggris
3. Sejarah dan Budaya
4. Ilmu Ekonomi
5. Pasti Alam

Perkuliahan diselenggarakan di gedung SMA Alun-alun Bunder. Setahun kemudian, tepatnya sejak tanggal 20 Juni 1955, PTPG memiliki gedung sendiri yang semula adalah "Hotel Splendid" di Jl. Tumapel 1, Malang.
Pada tanggal 10 Nopember 1954, didirikan suatu universitas baru di Jatim yaitu Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya. Sebagai konsekuensinya, berdasarkan PP No. 71 Tahun 1958 PTPG secara formal berubah status dan namanya menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unair.
Pada tahun 1958, atas jasa bapak Sarjono mantan Walikota Malang, lembaga ini mendapatkan sebidang tanah, yang kemudian dibangun kompleks kampus yang berada di Jl. Semarang 5 Malang.
Pada masa awalnya lembaga ini sangat memerlukan bantuan dari pihak luar untuk melengkapi sarana dan prasarananya. Sumbangan yang patut dicatat pada masa itu antara lain dari:
1. Ford Foundation yang berupa:
a. Beasiswa pengiriman dosen ke luar negeri
b. Beberapa fasilitas laboratorium
c. Buku perpustakaan

2. Pemerintah Jepang melalui Colombo Plan
3. Sie Twam Tjing (Samsi), pemilik pabrik rokok Bentoel Malang, yang memberikan bantuan kafetaria modern pada waktu itu
Pada tanggal 3 Januari 1963, keluar Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan No. 35 Tahun 1964 yang menetapkan bahwa IKIP Malang memiliki cabang-cabang sebagai berikut:
1. Di Surabaya (berasal dari cabang FKIP Universitas Airlangga)
2. Di Madiun (berasal dari Cabang FKIP Universitas Airlangga)
3. Di Singaraja (dari FKIP Universitas Udayana)
4. Di Kupang/Endeh (dari FKIP Universitas Nusa Cendana)
Pada hari Selasa, 20 Mei 1964 bertempat di gedung SKMAN Malang dilangsungkan upacara peresmian IKIP Malang yang berarti pula terlepas dari Unair.
Dari hasil reorganisasi, IKIP MALANG memiliki 4 fakultas yang meliputi:
1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
2. Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS)
3. Fakultas keguruan Ilmu Sosial (FKIS)
4. Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta (FKIE)
Sedangkan Fakultas Keguruan Tehnik (FKT) lahir setelah satu tahun reorganisasi. Selanjutnya nama dan istilah fakultas yang ada diadakan penyesuaian secara nasional pada tahun 1982. FIP tidak mengalami perubahan, FKSS menjadi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), FKIS menjadi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), FKIE menjadi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), dan FKT menjadi Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK).
Pada tanggal 23 Maret 1968 beberapa fakultas cabang IKIP MALANG diserahterimakan kepada induknya yang baru. Cabang Jember diserahkan kepada Universitas Jember. Cabang Singaraja kepada Universitas Udayana. Cabang Kupang dan Endeh kepada Universitas Nusa Cendana. Cabang Surabaya pada akhirnya berdiri sendiri menjadi IKIP Surabaya (sekarang Universitas Negeri Surabaya).
Dari segi akademis, PTPG memulai penyelenggaraan pendidikan dari jenjang "bakaloreat" (Sarjana Muda) dengan waktu studi 3 tahun. Kemudian pada tahun 1959 mulai dibuka jenjang lanjutan "Doktoral" atau Acarya (Sarjana) dengan masa studi 2 tahun. Setelah beberapa tahun melalui tahap konsolidasi, akhirnya pada tahun 1968 dibuka program "post sarjana" (program Doktor) dengan jurusan kependidikan sebagai jurusan pertama. Selanjutnya pada tahun 1982 program ini disempurnakan menjadi Fakultas Pascasarjana yang terdiri dari program Magister (S2) dan program Doktor (S3). Pada tahun 1990, nama Fakultas Pascasarjana diubah menjadi Program Pascasarjana (PPS).
Pada tahun 1992 program D2 PGSD diubah statusnya menjadi program studi baru di bawah naungan FIP, yaitu program Diploma 2 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pada tahun 1993 berdiri 2 program studi baru, yaitu:
1. Program Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Dasar di FPBS
2. Program Sarjana Pendidikan Matematika Sekolah Dasar di FPMIPA
Dan pada tahun 1994 berdiri 6 program studi baru, yaitu:
1. Diploma 1 Pendidikan Teknik Listrik
2. Diploma 1 Pendidikan Teknik Otomotif
3. Diploma 3 Pendidikan Keterampilan Kelistrikan
4. Diploma 3 Pendidikan Keterampilan Otomotif
5. Diploma 3 Pendidikan Keterampilan Pengerjaan Logam
6. Diploma 3 Pendidikan Keterampilan Bangunan di FPTK

Pada semester genap tahun 1994/1995, PPS membuka 2 program studi baru, yaitu:
1. Program Magister Pendidikan Matematika
2. Program Magister Pendidikan Kimia

Pada tahun 1998/1999 UM telah menerima mahasiswa baru untuk 14 program studi baru nonkependidikan, terdiri atas:
1. 7 program Sarjana, yaitu:
a. Matematika
b. Fisika
c. Kimia
d. Biologi
e. Bahasa dan Sastra Indonesia
f. Bahasa dan Sastra Inggris
g. Desain Komunikasi Visual (DKV)

2. 7 program Diploma 3 yaitu:
a. Bahasa Inggris untuk Dunia Usaha (English for Business)
b. Teknik Mesin
c. Teknik Sipil dan Bangunan
d. Teknik Elektronika
e. Teknik Elektro
f. Tata Boga
g. Tata Busana
Tahun 1999/ 2000 membuka 6 program studi baru, terdiri atas:
1. 4 program studi nonkependidikan, yaitu:
a. Ilmu Keolahragaan (S1)
b. Manajemen (S1)
c. Manajemen Pemasaran (D3)
d. Akuntansi (D3)
2. 2 program studi kependidikan, yaitu:
1. Pendidikan Bahasa Jerman (S1)
2. Pendidikan Seni Tari (S1)
Tahun 2000/2001 membuka 1 program studi baru nonkependidikan, yaitu Psikologi (S1); dan tahun 2004/2005 membuka program studi nonkependidikan Ilmu Sejarah dan 1 program studi kependidikan yaitu PGSD(S1), tahun 2005/2006 membuka 2 program studi nonkependidikan yaitu Akuntansi (S1) dan Ekonomi dan Studi Pembangunan; tahun 2006/2007 membuka 1 program studi kependidikan yaitu Pendidikan Teknik Otomotif (S1), 2006/2007 membuka 1 program studi kependidikan yaitu Pendidikan Kejuruan (S2), tahun 2007/2008 membuka 3 program studi kependidikan yaitu Pendidikan Teknik Informatika (S1), Pendidikan Tata Boga (S1), dan Pendidikan Tata Busana (S1); tahun 2008/2009 membuka 3 program studi PG PAUD (S1), Game Animasi (D3), Pendidikan Teknik Elektro (S1), dan mendirikan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK); tahun 2009/2010 mendirikan Fakultas Ilmu Sosial (FIS), membuka program studi Pendidikan Luar Biasa (S1), Perpustakaan (D3)), Pendidikan Dasar (S2), Pendidikan Matematika (S3)); tahun 2010/2011 membuka program studi Pendidikan Fisika (S2), Pendidikan Geografi (S3), Pendidikan Matematika (S3);tahun 2011/2012 membuka prodi Pendidikan Kejuruan (S3), Pendidikan Bahasa Mandarin (S1), dan Teknik Sipil (S1); tahun 2011/2012 membuka prodi Pendidikan IPA (S1), Pendidikan IPS (S1), Pendidikan Kepelatihan Olahraga (S1), Manajemen (S2), Bisnis Manajemen (S2), dan Mendirikan Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi).
Berdasarkan SK Presiden RI No. 93 Tahun 1999 menetapkan bahwa IKIP MALANG berubah menjadi Universitas Negeri Malang (UM) dan berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 143/DIKTI/Kep/ 2000, dan Surat Dirjen Dikti No. 58/E/C/2012, UM mempunyai 8 fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Sastra (FS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ekonomi (FE), dan Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), dan Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi), serta 1 Program Pascasarjana (PPS).
Selama kurun waktu hampir 57 tahun, UM telah beberapa kali mengalami estafet kepemimpinan. Para Rektor yang telah berjasa untuk memimpin UM mulai awal berdiri-nya sampai sekarang ialah:
1. Prof. H. S. Adam Bachtiar, 1954-1958
2. Prof. Kuntjoro Purbopranoto, S.H., 1958-1963
3. Prof. Dr. D. Dwidjo Seputro, M.Sc., 1963-1966
4. Prof. Dr. Eri Soedewo, Juli - September 1966
5. Prof. H. Darji Darmodihardjo, S.H., 1966-1970
6. Prof. Dr. H. Samsuri, 1970-1974
7. Prof. Drs. H. Rosjidan, M.A., 1974-1978
8. Prof. Drs. H. M. A. Icksan, 1978-1982 dan 1982-1986
9. H. Mas Hadi Soeparto, M.Sc., 1986-1990 dan 1990-Januari 1995
10. Prof. Dr. H. Nuril Huda, M.A., Januari 1995-1999 dan 1999-16 Juli 2001 (wafat dalam masa tugas)
11. Prof. Drs. H. M. Saleh Marzuki, M.Ed. (Pj. Rektor), 23 Juli 2001- 6 April 2002
12. Prof. Dr. H. Imam Syafi'ie, 6 April 2002-8 November 2006
13. Prof. Dr. H. Suparno, 9 November 2006-sekarang

12.Universitas Brawijaya
Sejarah Universitas Brawijaya
Nama Universitas Brawijaya (disingkat UB) diresmikan sebagai Universitas Negeri pada tahun 1963. Saat ini UB merupakan salah satu universitas negeri yang terkemuka di Indonesia yang mempunyai jumlah mahasiswa lebih dari 30 ribu orang dari berbagai strata mulai program Diploma, Program Sarjana, Program Magister dan Program Doktor selain Program Spesialis tersebar dalam 10 Fakultas.
Kampus UB berada di kota Malang Jawa Timur, dengan lokasi yang mudah terjangkau oleh kendaraan umum. Kampusnya sangat asri karena banyaknya pepohonan dan ditunjang oleh hawa sejuk kota Malang. Sejarah membuktikan keberadaan Kota Malang sebagai kota pendidikan tempat UB tumbuh dan berkembang pesat. Ini tidak terjadi dengan sendirinya tapi seakan merupakan proses sejarah yang tidak terpisahkan dari kejayaan Jawa Timur di masa lampau.

Nama Universitas Brawijaya diberikan oleh Presiden Republik Indonesia melalui kawat nomor 258/K/61 tanggal 11 Juli 1961. Nama ini berasal dari gelar Raja-Raja Majapahit yang merupakan kerajaan besar di Indonesia pada abad 12 sampai 15. Universitas Brawijaya dinegerikan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 196 tahun 1963 dan berlaku sejak 5 Januari 1963. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari lahir (Dies Natalis) Universitas Brawijaya. Perjalanan Universitas Brawijaya sebelum dinegerikan diawali pada tahun 1957 di Malang berdiri cabang Universitas Sawerigading Makassar yang hanya terdiri dari dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi. Kemudian pada tanggal 1 Juli 1960 diganti namanya menjadi Universitas Kotapraja Malang. Dibawah naungan Universitas tersebut beberapa bulan berikutnya terdapat tambahan dua fakultas yaitu Fakultas Administrasi Niaga (FAN) dan Fakultas Pertanian (FP). Universitas Kotapraja Malang inilah yang kemudian diganti namanya menjadi Universitas Brawijaya.

Pada saat dinegerikan, Universitas Brawijaya hanya mempunyai 5 fakultas yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ketatanegraan dan Ketataniagaan (FKK merupakan perluasan dari FAN dan saat ini namanya adalah Fakultas Ilmu Administrasi - FIA), Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (FKHP). FKHP kemudian dipecah menjadi dua fakultas pada tahun 1973, yaitu Fakultas Peternakan (FPt) yang berada di Universitas Brawijaya dan Fakultas Kedokteran Hewan yang berada dibawah naungan Universitas Airlangga. Fakultas Teknik (FT) berdiri tahun 1963 berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP nomor 167 tahun 1963 tertanggal 23 Oktober 1963.
Berdasarkan SK Presiden Nomor 59 tahun 1982 tanggal 7 September 1982 tentang struktur organisasi Universitas Brawijaya, Fakultas Perikanan (FPi) menjadi fakultas tersendiri karena sejak tahun 1977 digabung menjadi satu dengan Fakultas Peternakan dengan nama Fakultas Peternakan dan Perikanan. Sebagai catatan bahwa Fakultas Perikanan telah berdiri sejak tahun 1963 di Probolinggo yang merupakan Jurusan dari FKHP Universitas Brawijaya. Fakultas Kedokteran (FK) secara resmi berada di bawah Universitas Brawijaya sejak tahun 1974 setelah sejak berdirinya tahun 1963 dibawah Yayasan Perguruan Tinggi Jawa Timur. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), diresmikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0371/O/1993 tanggal 21 Oktober 1993. Universitas Brawijaya menambah satu lagi fakultas yaitu Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) yang merupakan peningkatan satus dari Jurusan Teknologi Pertanian yang sebelumnya berada di Fakultas Pertanian.
Lagu Hymne Brawijaya diciptakan oleh seorang mahasiswa FKHP Yanardhana pada tahun 1963, sedangkan Mars Universitas Brawijaya diciptakan oleh Lilik Sugiarto tahun 1996. Kedua lagu ini masih digunakan sampai sekarang.

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut :
1. Objek wisata di pulau Bali memiliki karakteristik / daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal tersebut yang membuat pulau Bali dijadikan sebagai tempat berlibur maupun sebagai tempat kunjungan Study Tour.
2. Pesona alam serta kebudayaan yang ada di pulau Bali membuat wawasan peserta Study Tour akan kebudayaan Nusantara bertambah.
3. Keunikan dan ciri khas tersendiri dari pulau Bali membuat Indonesia semakin terkenal di dunia luar serta menghasilkan devisa yang besar bagi Indonesia.
4. Dalam Study Tour ini peserta dapat lebih memahami dan menghormati budaya-budaya yang masih kental yang berada di Indonesia serta dapat mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa tanpa membeda-bedakan golongan, ras, budaya, dan agamanya.

Pulau Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki banyak keindahan alam dan kebudayaannya yang khas khususnya budaya seni tari dan seni pahat. Oleh karena itu, banyak wisatawan domestik maupun luar negeri yang ingin mengunjungi pulau ini. Tujuan mereka datang berkunjung salah satunya adalah untuk melihat dari dekat bagaimana sosok Bali yang sebenarnya dan mempelajari budaya – budaya Bali khususnya seni tari dan seni pahat.
Selain budaya dan panorama alam yang disebutkan di atas ada juga budaya yang tidak kalah menariknya yaitu upacara adat yang dilakukan oleh sebagian besar penduduk Bali yang mayoritas beragama Hindu. Kebanyakan dalam pelaksanaan Upacara Adat sering disajikan tarian – tarian khas dari Pulau Bali.

B. SARAN
1.Bagi sekolah
1. Sekolah diharapkan mengadakan Study Tour setelah ulangan umum atau jauh-jauh hari sebelum ujian kenaikan kelas/UAS, agar tidak membebani siswa dalam mengerjakan karya tulis.
2. Sekolah diharapkan dapat menganjurkan kepada biro perjalanan agar menyusun jadwal perjalanan dengan cermat, agar peserta Study Tour dapat mengikuti Study Tour dengan teratur.
3. Sekolah sebaiknya dapat memberi keringanan biaya bagi siswa-siswi yang kurang mampu atau kesulitan biaya untuk mengikuti Study Tour sehingga tidak ada siswa-siswi yang tidak bisa mengikuti Study Tour karena kendala biaya.
4. Sekolah diharapkan memberi waktu yang lebih lama bagi siswa untuk mengerjakan karya tulis.
2.Bagi guru pendamping
1. Sebaiknya lebih mengawasi, menasehati, dan melarang siswa melakukan tindakan berbahaya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti murid tertinggal.
2. Diharapkan lebih mendisiplinkan para murid agar murid lebih dapat membawa diri untuk bersikap dalam bergaul.
3. Lebih memperhatikan kesehatan murid, khususnya keadaan murid yang kurang sehat selama perjalanan.
4. Diharapkan dapat menjadi orang tua dan teman bagi siswa-siswi selama Study Tour sehingga dapat lebih akrab.
5. Sebaiknya lebih tegas menindak siswa-siswi yang tidak taat dan mencemarkan nama baik sekolah.
6. Diharapkan lebih sigap menangani kejadian-kejadian di luar dugaan yang bersifat mengganggu program Study Tour.
3.Bagi siswa
1. Siswa diharapkan tidak hanya memanfaatkan Study Tour sebagai sarana rekreasi, namun juga sebagai sarana belajar untuk menambah wawasan.
2. Siswa diharapkan tertib dan disiplin agar perjalanan Study Tour berjalan lancar.
3. Siswa diharapkan dapat menjaga sikap selama Study Tour, serta memperhatikan semua perintah atau peraturan dari biro tour, guru pembimbing dan tour guide demi keamanan pribadi.
4. Siswa diharapkan dapat menjaga barang-barang berharga dan pribadi masing-masing, agar tidak membebani guru pembimbing.
5. Siswa diharapkan ikut menjaga kebersihan dan kelestarian objek-objek wisata yang dikunjungi.
6. Siswa dianjurkan tidak bepergian seorang diri di objek-objek wisata maupun pada waktu bebas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
7. Selama Study Tour siswa diharapkan pandai-pandai menawar barang sebelum membeli, karena harga barang-barang di Bali relatif mahal. Harga barang yang dijual dipatok untuk wisatawan mancanegara.

DAFTAR PUSTAKA

Artikel non-personal, 26 Agustus 2009, Tanahlot, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Tanahlot, diakses 25 Mei 2010

Zulkarnain, 30 Mei 2009, dokumen karya wisata Bali, Scribd, http://www.scribd.com/document_downloads/direct/17672025?extension=doc&ft=1275106898<=1275110508&uahk=i+/0h0uVdCOdIz5BQv2JZp6OYK4, diakses 26 Mei 2010

Artikel non-personal, 2009, joger bali, Docstoc, http://docs.docstoc.com/orig/2135919/8a862180-035c-4127-840d-5c917cd966f3.doc, diakses 26 Mei 2010

Artikel non-personal, 2009, pesona pulau Bali, Docstoc, http://docs.docstoc.com/orig/1875351/b532ce9e-0eda-49b1-8dab-beae89331a23.doc, diakses 26 Mei 2010

8 comments:

Anonymous said...

ini mbantu gw banget!! Makasih yah!

Cino mbarix said...

iya bro sama2
silahkan saran2nya.....

kasa said...

thak's broo

Lembaga Penelitian UG said...

Sehubungan dengan akan diselenggarakan kegiatan Seminar Ilmiah Nasional Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur dan Teknik Sipil (PESAT) 2013 dengan tema Peningkatan Daya Saing Bangsa Melalui Revitalisasi Peradaban pada tanggal 8-9 Oktober 2013 di Bandung, maka kami mengundang Bapak/ibu/sdr/sdri turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Informasi selengkapnya dapat dilihat pada alamat URL http://penelitian.gunadarma.ac.id/pesat

Wanda Laily said...

wah..makasih
ini membantu banget :D
makasihmakasihmakasih.....

advdi said...

Artikel ini benar-benar membantu dalam penyelesaian tugas akhir semester kami, saya ucapkan terima kasih atas postingan artikelnya, semoga di lain kesempatan dapat menghasilkan postingan-postingan lain yang juga bermanfaat. Amin...

fahmi andy said...

"KHASANAH ILMU"
KUMPULAN MAKALAH LENGKAP
JUJUR-MUDAH-MURAH

http://khasanahilmuu.blogspot.com/2013/08/makalah.html

Anonymous said...

MEMBANTU BANGET

Post a Comment

Warning !! Silahkan Copy paste asal tetap mencantumkan URL/Link Blog sebagai sumbernya. Powered by Blogger.